Pelni Modifikasi Angkutan Kapal

Pengertian Kapal LCT dan Fungsinya
April 4, 2012
Mengenal Pesawat Sukhoi Superjet 100-95
May 11, 2012

Pelni Modifikasi Angkutan Kapal

KM Ciremai
JAKARTA (Suara Karya): PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan memodifikasi operasional Kapal Motor (KM) Ciremai dari sekadar mengangkut penumpang menjadi angkutan untuk barang. Pelni juga merombak kapal berkapasitas 1.000 penumpang untuk bisa juga mengangkut peti kemas ukuran kecil.


Direktur Operasi Pelni Daniel Ecbert B, di Jakarta, Selasa (24/4), mengatakan, modifikasi kapal ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi kerugian perusahaan yang terjadi dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya juga dilakukan modifikasi terhadap KM Dempo yang resmi beroperasi sebagai kapal angkutan penumpang dan barang mulai September 2008 dan KM Dobon Solo pada 2010. Upaya modifikasi kapal angkutan ini membantu kinerja keuangan Pelni yang sedang mengalami krisis akibat penurunan penumpang.

“Cara ini paling efektif untuk menekan kerugian. Penumpang kami turun hingga 50 persen dan lari ke moda transportasi udara. Jumlah penunpang hanya setengah dari kapasitas tersedia,” kata dia.
Menurut Daniel, Pelni tetap mengedepankan pelayanan angkutan penumpang karena terkait subsidi yang diberikan pemerintah untuk penumpang kapal. Namun, untuk kapal-kapal yang sudah dimodifikasi, itu menjadi tanggung jawab perseroan dan mengurangi beban pemerintah.

“Subsidi memang ada, tetapi tidak bisa diandalkan. Ini dikarenakan jumlah penumpang yang naik kapal Pelni, khususnya kelas ekonomi, tidak mampu menutup biaya operasional. Seluruh kapal Pelni melayani hingga ke 25 provinsi serta daerah pedalaman dan perbatasan negara,” tuturnya.

Terkait kebutuhan dana untuk modifikasi angkutan kapal ini, lanjutnya, kemungkinan tidak jauh beda dengan nilai kapal aslinya, yakni sekitar Rp 78 miliar. Khusus untuk modifikasi KM Ciremai, Pelni melakukan tender untuk mulai dikerjakan pada akhir tahun ini. KM Ciremai akan disiapkan untuk mengangkut 98 TEUs peti kemas dan 1.500 penumpang. Selanjutnya, kapal lain yang akan dimodifikasi, yakni KM Siguntang dan KM Lambelu.
“Walau banyak kapal dimodifikasi, pelayanan angkutan penumpang tetap jalan. Kami berharap bisa memenuhi target penumpang pada 2012 sebanyak 4,5 juta orang,” ucapnya.

Lebih jauh Daniel mengatakan, upaya untuk menggabungkan muatan orang dan barang (mix passenger) ini diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Pelni dan kembali bisa meraih keuntungan. Melalui kapal yang dimodifikasi, kegiatan distribusi dan logistik menjadi lebih lancar dan meningkatkan daya beli masyarakat. Apalagi rutinitas kapal Pelni lebih terjamin ketimbang kapal lainnya. (Syamsuri S)

Sumber : Suara Karya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh Informasi Pengiriman?

Kami siap memberikan informasi seputar pengiriman, klik untuk memulai chat!

Customer Service 1

Ajat

Online

Customer Support 2

Ambar

Online

Customer Service 3

Dirman

Online

Ajat

Halo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Ambar

Hai, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Dirman

Halo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00