Potensi Investasi di Provinsi Baru Kalimantan Utara

Cara Menemukan Perusahaan Cargo Terbaik
August 26, 2013
Cargonesia Express Pilihan Pengiriman Cargo
August 27, 2013

Potensi Investasi di Provinsi Baru Kalimantan Utara

Provinsi Kalimantan Utara mempunyai potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa. Wilayah Kalimantan Utara adalah wilayah secara geografis merupakan daerah strategis segitiga antara Indonesia-Malaysia-Filipina. Kawasan perairan Kalimantan Utara juga memiliki wilayah Ambalat, yang diperkirakan kaya sumber daya minyak dan gas. Di wilayah ini pun ada potensi perikanan dan pariwisata yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Wilayah Kalimantan Utara memiliki perbatasan sepanjang 2.004 kilometer yang selama ini tidak terpantau Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur . Perbatasan darat pada wilayah itu juga sangat bagusl untuk pengembangan perkebunan. Sedangkan perbatasan laut dapat menjadi tempat beroperasi armada kapal ikan, sekaligus menjaga kedaulatan di kawasan Ambalat. 
Di wilayah perbatasan, ada Kabupaten Malinau yang merupakan satu dari dua kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Kabupaten tersebut juga memiliki satu bandar udara domestik, yaitu Bandar Udara Kolonel Robert Atty Bessing . 
 Kabupaten Nunukan adalah kabupaten yang juga berbatasan darat maupun laut dengan Sabah dan Sarawak yang merupakan Negara bagian dari Malaysia. Kabupaten ini mempunyai Pelabuhan Tunon Taka, yang dikelola oleh PT Pelindo IV. Setiap harinya, pelabuhan ini selalu dipadati penumpang yang pada kebanyakan pedagang dan tenaga kerja Indonesia yang berpergian ke Tawau, Sabah, Malaysia Timur. 
Peluang potensi dalam peningkatan sektor perdagangan dan pariwisata diantara kedua Negara sangat besar. Akan tetapi Kabupaten Bulungan yang merupakan daerah ibukota provinsi Kalimantan Utara, masih memiliki fasilitas dan penunjang yang sangat minim.Untuk itu diperlukan peran aktif wilayah lain agar dapat menunjang kegiatan pelayanan masyarakat yang lengkap di Kabupaten Bulungan, layaknya wilayah ibukota Provinsi. 
Sejalan dengan program besar Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk Koridor Kalimantan, peluang investasi di Kota Tarakan yang masuk dalam wilayah Provinsi Kalimantan Utara juga semakin bergeliat di sektor minyak dan gas yang berimbas pada Perusahaan Daerah (Perusda) di kota itu. Walikota Tarakan H. Udin Hianggio mengatakan Perusda Kota Tarakan akan memproduksi minyak dari 1.346 sumur tua melalui kerjasama dengan PT Jereh Energy Services Indonesia. Perusahaan yang berkantor pusat di China ini akan siap mengelontorkan dana sekitar US$5 juta hingga US$15 juta. “Akan tetapi, perlu adanya kepastian perizinan dari pihak Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, PT Pertamina, serta gubernur yang baru,” ungkap Udin Hianggio. 
Dengan berkembangnya investasi di Kota Tarakan, tentu ini akan menjadi semangat tersendiri bagi pemerintah daerah yang baru terbentuk. Investasi energi ini sesuai dengan prioritas utama pada koridor wilayah Kalimantan, yakni sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional. Apalagi Kota Tarakan juga merupakan pusat sarana transportasi, yang memudahkan aliran distribusi Jasa Pengiriman Barang / Cargo yang lengkap, baik udara maupun laut. Di kota ini ada Bandar Udara Juwata, yakni bandara udara berstatus internasional terbesar di wilayah Kalimantan Utara dengan rata-rata penumpang per tahun mencapai 1 juta penumpang. Di kota ini ada pula Pelabuhan Malundung yang merupakan pelabuhan terbesar di Kalimantan Utara yang dikelola oleh PT Pelindo IV. Sehingga, tentunya ini sangat mudah bagi para penanam modal untuk masuk ke Kota Tarakan. Tidak hanya Kota Tarakan, wilayah Kalimantan Utara yang berdekatan langsung dengan Malaysia juga dapat mengembangkan ekonomi secara luas seperti layaknya Kota Batam yang berdekatan dengan Singapura.
Peningkatan investasi yang masuk karena berdekatan dengan negara lain tentu akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan Utara. Menurut sumber Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, pada tahun 2009 hingga 2011 laju pertumbuhan ekonomi cenderung mengalami peningkatan di Kabupaten Nunukan, Malinau, Bulungan, Tana Tidung, dan Kota Tarakan. 
Sumber : wartaekonomi.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh Informasi Pengiriman?

Kami siap memberikan informasi seputar pengiriman, klik untuk memulai chat!

Customer Service 1

Ajat

Online

Customer Support 2

Ambar

Online

Customer Service 3

Dirman

Online

Ajat

Halo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Ambar

Hai, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Dirman

Halo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00